Kota Sukabumi Lanjutkan Seleksi Pejabat Eselon II

oleh -
Sekda Kota Sukabumi, H. Dida Sembada ketika memimpin rapat panitia seleksi pejabat eselon II.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Pemkot Sukabumi mendapat lampu hijau dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) untuk melanjutkan seleksi pejabat yang akan menempati Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau eselon II. Sejak bulan Maret 2020, seleksi pejabat eselon II ditunda karena muncul wabah Covid-19 sesuai rekomendasi dari KASN.

banner 970x90

“Pada bulan Mei lalu kami menerima surat dari KASN yang isinya mempersilakan Pemkot Sukabumi untuk melanjutkan seleksi pejabat pimpinan tinggi pratama,” kata Kepala Bidang Kepegawaian pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Sukabumi, Taufik Hidayah saat dihubungi wartawan via telepon seluler, Jumat (5/6/2020).

Sebelumnya pada bulan April Kemenpan RB menerbitkan surat edaran tentang pengisian JPTP di masa pandemi yang bisa dilaksanakan melalui video confrence.

Berdasarkan surat KASN dan pedoman dari Kemepan RB tersebut, Panitia Seleksi (Pansel) memulai tahapan-tahapan untuk memilih kepala pada lima perangkat daerah yaitu BPKD (Badan Pengelolaan keuangan Daerah), BPKSDM, Inspektorat, Diskopdagrin, dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Setda.

Untuk kelima posisi jabatan tersebut, ujar Taufik, Pansel telah membuat pengumuman dan melakukan pemeriksaan berkas administrasi. Selanjutnya untuk posisi Inspektur sebanyak 7 pejabat yang lulus seleksi berkas administrasi, Asda I sebanyak 7 orang, Kepala BKPSDM dan Kepala BPKD masing-masing 8 orang, dan Kepala Diskopdagrin sebanyak 6 pejabat.

Mereka yang mendaftarkan diri haruslah pejabat yang golongan pangkatnya minimal IV-A. Sebagian besar para pejabat itu berposisi sebagai kabag, sekretaris di perangkat daerah, inspektur pembantu (irban), dan kabid.

“Selanjutnya pansel akan melakukan empat tahapan seleksi kepada mereka yang lulus seleksi administrasi,” jelasnya.

Salah satu tahapan yang harus ditempuh para peserta adalah  seleksi kompentensi  bidang melalui tes tertulis. Dalam hal ini mereka menulis paper dan menjawab pertanyaan terkait dengan substansi perangkat daerah yang mereka bidik. (*)  

Print Friendly, PDF & Email