Juara III, Kota Sukabumi Hadiri Smart City Expo

oleh -
Kurnia Rahmandani

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Sebagai peraih posisi ketiga lomba smart city setelah Kota Semarang dan Kota Bandung, Kota Sukabumi berhak mengikuti Smart City Expo di Jakarta. Predikat juara III lomba smart city tersebut diraih Kota Sukabumi pada lomba tingkat nasional di Banyuwangi dengan dewan juri dari kalangan pakar dan guru besar bidang IT.

“Kami berhasil untuk menunjukkan manfaat program smart city kepada masyarakat. Kenyataannya, implementasi dari program tersebut memang bermanfaat bagi masyarakat. Kami menempati posisi ketiga secara nasional,” kata Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Sukabumi, Kurnia ‘Dani’ Rahmandani ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (4/11/2019).

Smart City Expo yang diikuti Kota Sukabumi berlangsung selama tiga hari sampai dengan Rabu (6/11/2019). Salah satu bentuk implementasi dari smart city adalah Aplkasi Super. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat menyampaikan laporan atau keluhan terkait kebijakan pemerintah, kondisi infrastruktur, atau pelayanan publik. Melalui aplikasi itu, pemda merespon laporan atau keluhan masyarakat.

“Warga yang menggunakan aplikasi ini harus memasukkan NIK untuk memverifikasi bahwa dia memang warga Kota Sukabumi. Selain itu, kami juga mengembangkan aplikasi Smart Living untuk program home care yang dioperasikan oleh Dinas Kesehatan. Melalui aplikasi ini,  para lansia bisa terlayani kesehatannya oleh petugas kesehatan di rumah tanpa harus pergi ke Puskesmas,” ujar Dani.

Implementasi smart city di Kota Sukabumi, lanjut dia, dilihat dari penilaian dapat meraih poin 2,7, padahal target di RPJMD 2,5 di akhir periode ini. Smart City, ujar Dani, tidak melulu urusan teknologi informasi. Program pemilahan sampah organik dan anorganik juga termasuk bagian dari Smart City.

“Program Smart City juga menyangkut upaya pemda untuk meringankan beban para pelaku usaha kecil dengan memfasilitasi pinjaman modal usaha berbunga rendah,” tutur dia. 

Pada Smart City Expo, ujar Dani, juga akan dilakukan penilaian lanjutan oleh tim khusus. Dalam hal ini tim penilai akan melihat dari sisi dokumen dan melihat wajah smart city Kota Sukabumi di stand pameran tersebut. Diskominfo akan menampilkan berbagai aplikasi Smart City pada expo tersebut yang selama ini telah memberikan manfaat kepada masyarakat.

Selain Aplikasi Super, aplikasi yang akan dibawa ke pameran di Jakarta antara lain Cetek, Si Jempol, Si Mantap, KTP Bandros (Kartu Tanda Pohon Berbasis Android), Panon Pendekar dari Dishub, dan yang terbaru aplikasi Laser (layanan Sehari) dari Kelurahan Tipar.

“Semua aplikasi tersebut akan kami sampaikan resumenya dalam bentuk cerita pendek untuk menggambarkan manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Dani. (*)

Print Friendly, PDF & Email