Pasca Gempa, Bupati Minta Masyarakat Tenang dan Waspada

oleh -
Rumah milik Yanto di Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi yang belum selesai pembangunan mengalami kerusakan pada beberapa bagian setelah digoyang gempa pada Jumat (2/8/2019) malam.

Wartawan Usep Mulyana

Pasca gempa yang terjadi akhir minggu lalu, Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami mengimbau masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk tetap tenang namun selalu waspada. Gempa bumi yang melanda Sukabumi pada Jumat (2/8/2019) malam itu tidak menimbulkan dampak yang terlalu serius,  walaupun ada kerusakan pada beberapa rumah penduduk.

banner 970x90

“Saya menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik dan berhati-hati terus, selalu waspada. Selanjutnya melakukan langkah antisipasi untuk menghadapi terjadinya gempa susulan,” kata bupati  di sela-sela kegiatan peresmian Open Tournament Bola Volley U-40 di Jalan Goalpara Km 1 RW 14, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (3/8/2019).

Bupati telah menerima laporan tentang kerusakan rumah penduduk akibat gempa tersebut. Kesimpulannya tidak ada rumah yang mengalami kerusakan parah oleh gempa yang berpusat di barat daya Banten itu. Dia juga telah  memerintahkan SKPD terkait untuk mengecek dan mendata rumah-rumah yang rusak  agar Pemkab Sukabumi dapat segera membantu masyarakat yang terkena dampak dari gempa.

“BPBD sudah melakukan pendataan yang berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Saya perintahkan dua perangkat daerah tersebut secepatnya menyalurkan bantuan untuk warga yang rumahnya terdampak gempa,” ujar Marwan.

Pada malam gempa mengguncang Sukabumi sempat terjadi kepanikan, khususnya di kalangan netizen yang berlalu lalang di media sosial. Salah satu pemicu kepanikan adalah beredarnya gambar kawasan pantai yang luluh lantak setelah diamuk tsunami. Oleh penyebar hoax, gambar memilukan itu diberi keterangan berlokasi di Palabuhanratu. Setelah diklarifikasi, informasi tersebut hanyalah kabar bohong.

Di sisi lain memang terjadi kerusakan pada rumah penduduk. Salah seorang warga yang rumahnya rusak akibat gemopa adalah Yanto beralamat di Kampung Cicukang, Buniwangi RT 01 RW 01, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Rumah Yanto yang pembangunannya belum selesai mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding.

“Saya mendengar semalam, katanya Palabuhanratu airnya naik. Ternyata informasi itu tidak benar. Sama sekali tidak benar. Saya minta masyarakat hanya percaya pada berita yang relevan yang berasal dari situs resmi seperti BMKG,” tutur Marwan. (*)

Print Friendly, PDF & Email