PMI Targetkan 140 Kantong Darah dari ASN

oleh -
Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr. Hondo Suwito (kiri) ketika memberikan keterangan seputar perkembangan donor darah di wilayah kerjanya.

Wartawan Aep Saepudin (Kowasi)

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi mentargetkan darah sebanyak 140 kantung dari kegiatan donor darah kalangan ASN Pemkab Sukabumi. Kondisi saat ini di tengah wabah Covid-19, PMI kesulitan memperoleh pendonor yang mengikhlaskan darahnya untuk ditransfusi.

banner 970x90

Hal itu disampaikan Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr. Hondo Suwito ketika menghadiri kegiatan donor darah yang diikuti para ASN di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Sukabumi, Jalan Kadupugur, Kecamatan Cicantayan, Kamis (4/6/2020).

“Kami menjalin kerja sama dengan berbagai kalangan untuk mencari pendonor darah. Dari kalangan ASN, kami targetkan 140 kantung darah, mudah-mudahan tercapai. Penggalangan donor darah ini dalam rangka menyambut HUT Donor Darah Sedunia yang jatuh pada tanggal 14 Juni,” kata Hondo.

Target tersebut berasal dari tiga hari kegiatan donor darah ASN. Selama dua hari, PMI memperoleh 90 kantung darah. Ditambah hari ini, target seluruhnya menjadi 140 kantung darah.  

Sesuai anjuran dari Bupati Sukabumi dan PMI Pusat, ujar dia, ASN harus membantu PMI dalam donor darah untuk menanggulangi kelangkaan darah di tengah wabah sekarang ini. Apalagi, pada bulan Ramadhan lalu, jumlah pendonor turun secara drastis.

“Alhamdulillah banyak ASN yang bersedia untuk mendonorkan darahnya,” tutur Hondo.

Semua calon pendonor harus memenuhi syarat transfusi darah. Tekanan darah dan berat badan calon pendonor tidak boleh tinggi.  Mereka tidak boleh kurang tidur. Lalu haemoglobin-nya bagus, tidak boleh kurang dari 12,5 gram persen dan tidak boleh lebih dari 17 gram persen.

“Biasanya dari 100 pendonor, jumlah yang darahnya lulus persyaratan sekitar 65 orang. Kami harus mendpatkan darah yang aman untuk diberikan kepada pasien di rumah sakit,” katanya.  

Selama ini, lanjut Hondo, PMI selalu kekurangan darah. Persediaan dan permintaan tidak seimbang, permintaan selalu lebih besar. PMI masih kekurangan pendonor sukarela. Biasanya kekurangan darah ditutupi dengan pendonor pengganti yang dibawa oleh keluarga pasien.

Sebenarnya kalau dihitung jumlah penduduk, PMI Kabupaten Sukabumi tidak akan kekurangan darah. Jika sebanyak 2 persen penduduk yang jumlahnya 2,5 juta jiwa menjadi pendonor sukarela, setiap tahun PMI Kabupaten Sukabumi akan memperoleh sekitar 50 ribu kantung darah. Jadi perbulan rata-rata 5.000 kantung darah.

“Keadaan saat ini tiap bulan persediaan darah masih di bawah 1.000 kantung, padahal permintaannya sekitar 1.500 kantung. Kekurangannya didatangkan dari tempat lain atau dengan pendonor pengganti,” jelas Hondo.  

Para pendonor bisa secara rutin mendonorkan darahnya. Untuk laki-laki boleh berdonor 2,5 bulan sekali, sedangkan untuk perempuan  3 bulan sekali. (*)   

Print Friendly, PDF & Email