Hadir di Sukaraja, Kabareskrim Pimpin Konpers tentang Sabu 402 Kilogram

oleh -
Kepala Bareskrim Mabes Polri (tengah) saat menyampaikan konferensi pers penggrebekan gudang sabu di Sukaraja. Tampak pula paling kanan Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudy Sufahriadi dan Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono (kiri).

Wartawan Denny Nurman AJ (Kowasi)

Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Komjen Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. hadir di Sukaraja, Kabupaten Sukabumi untuk menyampaikan konferensi pers (konpers) tentang penggrebekan gudang sabu ratusan kilogram di salah satu perumahan di Sukaraja, Kamis (4/6/2020).

banner 970x90

Dalam konferensi di lokasi penggrebekan itu, Komjen Listyo mengatakan, sabu yang akan digudangkan di Sukabumi itu dimuat dengan kapal dari kawasan Timur Tengah. Narkoba tersebut berasal dari jaringan internasional yang pusatnya di kawasan tersebut. Total beratnya 402,38 kilogram.

“Sabu ini berasal dari jaringan internasional  Timur Tengah. Mereka menggunakan modus operandi pengiriman lewat laut dari Palabuhanratu dengan menggunakan kapal nelayan. Para tersangka ini sudah kami tangkap yang semuanya berjumlah enam orang,” kata Komjen Listyo. 

Para tersangka digrebek dan ditangkap di Perumahan Vila Taman Anggrek Blok D7 Nomor 12 RT 01 RW 25 Desa/Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (3/6/2020) sekira pukul 18.30 WIB oleh tim dari Bareskrim Mabes Polri.

Penangkapan melibatkan dua orang jenderal bitang satu yakni  Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Ferdy Sambo dan Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. II Bareskrim Polri, Brigjen Iwan Kurniawan. Tim mendapatkan barang bukti berupa sabu dari dua lokasi, Palabuhanratu dan Sukaraja.

Penggrebekan gudang sabu itu berawal dari informasi yang menyebutkan adanya transaksi narkoba jenis sabu di tengah laut  di sekitar Teluk Palabuhanratu. Narkoba itu akan dipindahkan dari kapal ke kapal lain untuk dibawa ke darat.

Dari informasi itu, Tim Satgassus Merah Putih Mabes Polri langsung melakukan penelusuran dan pendalaman. Tim berhasil membuntuti dua kru kapal yang membawa sabu. 

Dari temuan di Palabuhanratu itu, Tim Satgassus memperoleh informasi adanya tempat penyimpanan sabu di Sukaraja. Berbekal informasi tersebut, tim melakukan penggrebekan.

Dari kasus nrakoba itu, polisi mengamankan 6 orang yang telah ditetapkan menjadi tersangka yaitu BK, I, S, NH, R, dan YF.

Di tempat konferesnsi pers tampak hadir antara lain Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, dan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di tempat penggrebekan, para tersangka menempati rumah yang dijadikan tempat penyimpanan sabu itu sudah satu bulan. Namun barang bukti ratusan kilogram sabu baru masuk lima hari belakangan ini. Rencananya sabu tersebut akan diedarkan minggu depan.  

Di tempat yang sama Ketua RW 25 Desa Sukaraja, Rifki menyebutkan, sewaktu akan digelar penggrebekan dirinya sedang berada di luar rumah. Dia ditelepon ketua RT, katanya ada tamu. Ternyata tamu tersebut adalah tim yang akan menggrebek gudang sabu. Rifki diminta mendampingi tim dari Mabes Polri tersebut.

“Saya kaget terrnyata yang mengontrak rumah itu adalah bandar sabu. Waktu mau sewa kontrak, dia bilang untuk tempat tinggal,” ujar Rifki. (*)

Print Friendly, PDF & Email