Harga Cabai Merah Lokal Tembus 120 Ribu Perkilogram

oleh -
Karena persediaan terbatas, cabai merah lokal mengalami kenaikan harga hingga dua kali lipat dari harga normal awal bulan Ramadhan.

Wartawan Iyus Firdaus

Sejak H-2 Idul Fitri, masyarakat dikagetkan dengan melambungnya harga beberapa komoditas sayuran dan bahan kebutuhan lainnya. Cabai merah lokal tiba-tiba meroket harganya dari Rp60 ribu menjadi dua kali lipat hingga mencapai Rp120 ribu perkilogram.

“Kami sudah memperkirakan, harga cabai merah pasti tinggi mendekati Lebaran. Hal ini juga terjadi pada tahun-tahun sebelumnya,” kata salah seorang ibu rumah tangga, Otih Sunarti (45) warga Kelurahan Dayeuhluhur,  Kecamatan Warudoyong,  Kota Sukabumi ketika ditemui di Pasar Gudang, Selasa (4/6/2019).

Otih juga harus menghadapi kenyataan, harga-harga komoditas yang lainnya juga tetap tinggi. Saat ini harga cabai merah keriting mencapai Rp50ribu/kg, kentang Rp18 ribu/kg, bawang merah Rp28ribu/kg, dan bawang putih Rp45 ribu/kg. Sedangkan harga daging sapi Rp130 ribu/kg dan daging ayam broiler Rp45 ribu/kg.

“Kami hanya bisa pasrah dengan kenaikan harga beberapa komoditas sayuran tersebut. Karena membutuhkan, kami tetap membelinya,” ujar Otih.

Berdasarkan pantauan wartawan di sejumlah pasar tradisional, stok cabai merah lokal dan cabai merah keriting agak berkurang di kios-kios pedagang. Para pedagang sayur-sayuran menyatakan, mereka belum mendapat kiriman kedua jenis komoditas pertanian tersebut dari bandar sayuran. (*)

Print Friendly, PDF & Email