Kantor Damkar Ingatkan Ancaman Kebakaran

oleh -
Kepala Seksi Damkar BPD Kota Sukabumi, Hendar Iskandarsyah.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Kasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Hendar Iskandarsyah mengimbau masyarakat untuk mewaspadai ancaman dan bahaya kebakaran. Hendar meminta masyarakat yang akan mudik untuk mematikan semua peralatan listrik dan mencabut sambungannya ke jaringan PLN.

banner 970x90

“Ancaman terjadinya kebakaran masih cukup tinggi di wilayah Kota Sukabumi. Sebagian besar pemicunya adalah hubungan pendek arus listrik. Karena itu matikan semua sambungan listrik sebelum mudik. Begitu juga  regulator gas dicabut. Dan jangan lupa untuk lapor kepada ketua RT atau tokoh masyarakat sebelum meninggalkan rumah,” kata Hendar di depan Pos Pengamanan Idul Fitri 1440 Hijriyah, Tugu Adipura, Selasa (4/6/2019).

Sepanjang tahun 2019 sampai dengan 31 Mei lalu, ujar Hendar, di wilayah Kota Sukabumi terjadi 9 kali kebakaran. Terakhir kebakaran yang menimpa Rumah Makan Raja Sambal di Jalan Ahmad Yani. Sebagian besar dari kebakaran tersebut disebabkan faktor kelalaian manusia.

Seperti kebakaran di Jalan Merbabu Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh diawali dengan terbakarnya serabut yang mudah terbakar akibat kelalaian manusia.

“Demikian pula kebakaran di Rumah Makan Raja Sambal, mungkin karena kelalaian dalam arti kurang memperhatikan posisi dan keamanan alat-alat yang mudah terbakar seperti tabung gas dan regulator,” terang Hendar.

Sebenarnya secara rutin BPBD Kota Sukabumi melalui Seksi Damkar memberikan edukasi kepada para pengelola bangunan gedung dalam rangka mencegah dan mengurangi musibah kebakaran. Namun sayangnya, sebagian pemilik  melarang para petugas memasuki gedung tanpa alasan yang jelas.

“Padahal edukasi yang kami lakukan tanpa meminta biaya sepeser pun karena sudah menjadi tanggung jawab kami. Edukasi dan penyuluhan ke masyarakat sangat penting untuk mensosialisasikan sistem proteksi terhadap kebakaran,” ujar dia.  

Hendar juga menyayangkan masih ada pemilik tempat usaha dan pengelola gedung bangunan tidak terlalu memperhatikan kelengkapan alat pemadam api ringan (APAR). Kelengkapan APAR ini diwajibkan oleh Perda Nomor 14 Tahun 2017. (*)

Print Friendly, PDF & Email