Jasa Raharja Tuntaskan Santunan Korban Laka Lantas di Jalan Selabintana

oleh -
Bersama Kanit Lakalantas Polres Sukabumi Kota, Aiptu Ade Hariswanto, Kepala Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi-Cianjur, Harry Herawan menjenguk korban laka lantas di Jalan Selabintana yang dirawat di RSUD R. Syamsudin, SH.

Wartawan Wawan Aries S

Hanya berbilang hari, PT Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi-Cianjur berhasil menyelesaikan pembayaran santunan bagi para korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Selabintana Sukabumi pada akhir pekan lalu. Kepala Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi-Cianjur, Harry Herawan menjelaskan, santunan diberikan kepada korban meninggal dunia dan korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit.

“Kami telah menuntaskan pemberian santunan kepada semua korban kecelakaan yang meninggal dunia dengan mengunjungi rumah mereka kemarin,” kata Harry ketika ditemui di kantornya, Selasa (2/12/2019).

Besarnya santunan untuk korban meninggal dunia masing-masing sebesar Rp50 juta diberikan kepada dua orang korban. Para korban meninggal dunia terdiri dari Rizal (18) warga Kampung Selatamiang, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi dan Muhammad Hamdan (18) dari Kampung Cisero, Desa Selaawi,  Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.  

Laka lantas di Jalan Selabintana itu terjadi pada Jumat (29/11/2019) malam sekitar pukul 21.30 WIB, melibatkan dua sepeda motor. Dua kendaraan R2 itu bertabrakan ketika masing-masing melaju dari arah yang berlawanan.

Pada laka lantas itu, dua orang meninggal dunia dan tiga orang mengalami luka serius. Pada hari kejadian, Jasa Raharja melakukan koordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Sukabumi Kota untuk melakukan pengecekan TKP dan data korban.

“Tidak menunda-nunda waktu, kami langsung datang ke rumah korban meninggal dunia untuk menyerahkan santunan dan menyampaikan duka cita. Kami juga langsung terjun ke lapangan untuk memeriksa tempat kejadian dan mengumpulkan data,” jelas dia.

Harry berkunjung ke rumah keluarga korban meninggal dunia bersama Kanit Lakalantas Polres Sukabumi Kota, Aiptu Ade Hariswanto. Dia juga mendatangi para korban yang dirawat di RSUD Syamsudin yakni Apu (17), Dadun (16), dan Alvio (17). Harry menyerahkan jaminan perawatan selama di rumah sakit sebesar Rp20 juta untuk tiap korban. 

“Sampai sekarang kami bekerja sama dengan 14 rumah sakit yang ada di wilayah kerja kami untuk penanganan korban kecelakaan lalu lintas. Tahun ini kami menjalin kerja sama dengan RS Al-Mulk,” jelas Harry.

Sampai akhir bulan November 2019, Jasa Raharja Sukabumi-Cianjur telah membereskan pembayaran santunan untuk 618 korban laka lantas. Pada periode yang sama tahun 2018, santunan diberikan kepada 546 korban laka lantas. Besarnya santunan untuk korban meninggal dunia tahun ini mencapai Rp18.025.000.000, tahun lalu Rp16.325.000.000. 

Untuk korban luka-luka sebesar Rp3.408.107.177, tahun lalu Rp2.441.199.509. Santunan untuk korban cacat tetap sampai akhir bulan November sebesar Rp343.000.000, tahun lalu Rp249.500.000; biaya penguburan Rp4.000.000, tahun lalu Rp4.000.000; biaya ambulans Rp1.909.000, tahun lalu Rp0, biaya P3K Rp5.242.421,  tahun lalu Rp16.128.056. Total santunan sampai November 2019 sebesar Rp21.787.258.598, sedangkan tahun lalu Rp19.035.827.565.

“Dibandingkan tahun lalu pada periode sampai dengan bulan November, besarnya santunan tahun ini mengalami kenaikan sebesar 12,63 persen dibandingkan tahun lalu. Kami juga terus gencar mensosialisasikan keselamatan berlalu lintas bersama Dishub dan kepolisian,” jelas Harry. (*)

Print Friendly, PDF & Email