Nanti Malam, Calon Kepala Dinkes Mulai Berpuasa

oleh -

Wartawan Wawan Aries S

Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon IIb untuk Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi mulai memasuki tahapan tes kesehatan. Rencananya tes kesehatan akan diselenggarakan di RSUD Sekarwangi, Cibadak mulai pukul 07.30 WIB pada Senin (4/11/2019).

Untuk mengikuti tes kesehatan tersebut, para peserta yang lulus tahap pertama harus menahan diri dari makan dan minum sejak pukul 22.00 WIB pada Minggu (3/11/2019). Sampai dengan selesainya tes kesehatan, mereka harus berpuasa sesuai dengan standar medis yang berlaku di Indonesia.

“Peserta yang namanya tercantum dalam lampiran pengumuman ini dinyatakan lulus seleksi administrasi yang selanjutnya dapat mengikuti tahapan seleksi berikutnya yaitu tes kesehatan,” kata Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri pada surat bernomor 800/28/Pansel-JPT/2019 yang dirilis Jumat (1/11/2019).

Pada lampiran surat tersebut tercantum enam pejabat yang dapat mengikuti tes kesehatan. Nama-nama itu terdiri dari H. Deni Mulyadi, Gunantoro (Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kabupaten Sukabumi), Harun Al Rasyid (Plt Kadis Kesehatan), Sugandi, Wiwin Winarti (Kabag Pengembangan, Evaluasi dan SIMRS pada RSUD Sekarwangi), dan Zaenal Abidin.

Para pejabat tersebut dinyatakan telah seleksi administrasi. Mereka memenuhi kriteria atau persyaratan serta kelengkapan sesuai dengan Surat Pengumuman Nomor 800/05/Pansel-JPT/2019 tanggal 16 Oktober 2019 tentang Seleksi JPT Pratama (Eselon Iib) di Lingkungan Pemkab Sukabumi.

“Peserta yang namanya tidak tercantum dalam lampiran pengumuman ini dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi sehingga tidak berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya,” ujar Iyos.

Selanjutnya pengumuman hasil uji kesehatan dan hasil penelusuran rekam jejak medis dilaksanakan pada 7 November. Peserta yang lulus tes kesehatan akan mengikuti seleksi kompetensi yang dilasanakan pada 11 dan 12 November. Adapun pengumuman hasil seleksi kompetensi pada 13 November yang dilanjutkan dengan pemaparan dan wawancara akhir pada 18 dan 19 November. Pengumuman hasil akhir dilaksanakan pada 20 November 2019.

“Keputusan panitia seleksi ini bersifat final, mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Apabila di kemudian hari diketahui, pelamar memberikan data atau keterangan tidak benar, panitia seleksi berhak menggugurkan peserta seleksi atau membatalkan hasil seleksi,” jelas Iyos yang sehari-hari menjabat Sekda Kabupaten Sukabumi. (*)

Print Friendly, PDF & Email