Komisi I Pertimbangkan Rekomendasi Penutupan Pabrik Batu Kapur di Padabeunghar

oleh -
Peninjauan lapangan oleh Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi bersama perangkat daerah ke lokasi panbrik batu kapur di Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah.

Wartawan Aep Saepudin

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi mempertimbangan untuk membuat rekomendasi penutupan pabrik kapur milik PT Wan Shi Da di Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah. Ancaman itu dilontarkan Komisi I berdasarkan fakta, PT Wan Shi Da diragukan legalitas perizinannya.

banner 970x90

Seusai kunjungan ke lokasi pertambangan batu kapur Wan Shi Da, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman, Rabu (2/9/2020), menyatakan, dari hasil penelusuran di lapangan, izin yang digunakan oleh perusahaan tersebut adalah milik PT Leajing. Menurut Paoji, PT Wan Shi Da tidak memiliki IMB atas namanya.

“Sementara izin yang dimilikinya sekarang izin produksi bukan izin tambang. Izin tambangnya tidak ada. Kami berkunjung ke perusahaan ini untuk mengkroscek keadaan di lapangan. Ternyata izin pabrik sedikit ilegal,” kata Paoji.

Sebelum mengadakan kunjungan lapangan, ujar politisi PDI Perjuangan tersebut, pihaknya kerap menerima laporan dari masyarakat terkait izin perusahaan tersebut. Komisi I yang salah satu urusannya menyangkut perizinan berkewajiban untuk mengkonfirmasi kebenaran atas laporan masyarakat tersebut.

“Oke, kami masih memberikan toleransi kepada perusahaan tersebut untuk menyelesaikan perizinannya,” ujar dia.  

Manakala PT Wan Shi Da tetap tidak mengindahkan aturan perizinan yang berlaku di Kabupaten Sukabumi, Paoji tidak akan ragu-ragu membuat rekomendasi penutupan pabrik batu kapur tersebut. Rekomendasi akan disampaikan kepada Pimpinan DPRD. Makanya kata Paoji daripada keduluan rekomendasi, sebaiknya PT Wan Shi Da segera mengurus perizinan.  

“Tadi kami telah membuat kesepakatan bahwa pihak perusahaan akan mengurus semua perizinan dalam jangka waktu 21 hari. Kalau dalam jangka waktu tersebut tidak bisa memenuhi janjinya, perusahaan akan menutup pabriknya,” kata Paoji.  

Dalam kunjungan ke lokasi pertambangan batu kapur, Paoji didampingi Kepala Satpol Pamong Praja Kabupaten Sukabumi, Acep Saeffudin dan perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral dan Dinas Lingkungan Hidup. (*)  

Print Friendly, PDF & Email