Api Hanguskan Majelis Taklim Ponpes Darul Futuh Cibitung

oleh -
Petugas pemadam kebakaran dari UPTD Pemadam Kebakaran Wilayah Jampangkulon terus menyeburkan air untuk mematikan api yang menghanguskan bangunan majelis taklim Pesantren Darul Futuh di Desa Talagamurni, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Dicky Sopyan

Musibah kebakaran menghanguskan bangunan Pesantren Darul Futuh di Kampung Gunungbaru 2 RT 14 RW 03 Desa Talagamurni, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi sekira pukul 12.30 WIB, Selasa (3/9/2019). Api menghabiskan bangunan Madrasah/Majelis Taklim Al-Ikhlas yang terletak di lingkungan Pesantren Darul Futuh.

banner 970x90

Dalam kebakaran itu tidak ada korban jiwa, korban luka pun nihil. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di lokasi musibah, api mulai membesar di sekitar bangunan dua lantai madrasah kira-kira pukul 12.35 WIB. Api muncul dari lantai dua atau bagian loteng. Saat api mulai menyala, di dalam bangunan tersebut tidak ada orang yang beraktivitas.

Melihat api memakan bagian-bagian bangunan, warga sekitar termasuk pengelola Pesantren Darul Futuh, Ustadz Oden Saepul Rohman (41) tidak dapat berbuat banyak. Warga mengalami kesulitan untuk memadamkan api karena tidak ada sumber air yang mencukupi di sekitar pesantren tersebut.

Warga hanya berupaya untuk mencegah api tidak menjalar ke bagian bangunan pesantren lainnya. Dalam sekejap bagian bangunan yang terbikin dari kayu dan bambu habis menjadi arang. Api juga dengan cepat menyambar kayu dan bambu di lantai pertama.

Dalam waktu sekitar 30 menit, api hanya menyisakan bagian tembok dari bangunan yang terbakar. Sekitar pukul 13.05 WIB dua unit mobil pemadam kebakaran dari UPTD Damkar Jampangkulon tiba di lokasi. Para petugas damkar langsung beraksi untuk memadamkan api yang masih menyala. Dibantu oleh warga, para petugas berhasil memadamkan api sekitar pukul 13.30 WIB.

Sampai berita ini diturunkan, petugas berwenang belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Diperkirakan, nilai kerugian akibat hangusnya bangunan majelis taklim berukuran 9 x 8 meterpersegi mencapai kurang lebih Rp200 juta. Pada bangunan yang hangus itu terdapat 5 ruang kamar berukuran 2 meter x 2,5 meter.  

Bangunan majelis taklim yang telah menjadi arang itu secara rutin digunakan untuk kegiatan pengajian setiap Kamis pagi untuk ibu-ibu dan malam Senin serta malam Jumat untuk bapak-bapak. (*)

Print Friendly, PDF & Email