Debit Air Bersih Perumda AM Mulai Menurun

oleh -
Direktur Perumda AM TBW Abdul Kholik ketika melihat sumber air baku di kawasan Cinumpang, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Memasuki bulan Agustus yang merupakan awal musim kemarau, dampaknya sudah mulai dirasakan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Tirta Bumi Wibawa (TBW) Kota Sukabumi. BUMD milik Pemkot Sukabumi ini mengalami penurunan debit air bersih di beberapa mata air yang menjadi pemasok air bersih ke jaringan pipa milik perusahaan daerah ini.

banner 970x90

“Memang terjadi penurunan debit air baku, tapi belum drastis. Masih dalam batas kewajaran. Jadi sejauh ini air masih bisa didistribusikan seperti biasa,” kata Direktur Perumda AM TBW, Abdul Kholik kepada wartawan, Senin (3/8/2020).

Perusahaan yang dipimpinnya, ujar Abdul, akan segera mengambil kebijakan pergiliran pendistribusian air kepada rumah pelanggan jika debit air menurun drastis.  

“Sejak satu bulan terakhir ini, tingkat penurunan debit air di sumber air baku mencapai 10 hingga 15 persen. Penurunan terjadi di semua sumber air bersih,” jelasnya.

Di sumber air baku Batukarut, Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, misalnya, debitnya berkurang 10 persen dari 100 liter perdetik menjadi 90 liter perdetik. Biasanya pada akhir musim kemarau, debit air di Batukarut menurun drastis sebanyak 50 hingga 60 liter perdetik. 

Untuk menjaga pasokan air bersih ke setiap rumah pelanggan Perumda AM TBW akan melakukan berbagai langkah antisipasi agar air bersih teralirkan dengan merata dan adil. Salah satunya dengan sistem distribusi bergilir atau tutup buka berdasarkan durasi waktu tertentu.

“Tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya kami juga memberlakukan sistem penjadwalan pasokan air bersih ke rumah pelanggan,” tutur Abdul.

Langkah antisipasi yang lainnya adalah menyiapkan armada mobil tangki air untuk memasok air bersih ke kawasan-kawasan yang tidak memiliki sumber air. Untuk permintaan kiriman air bersih, masyarakat bisa menghubungi kantor Perumda AM TBW.

“Dalam situasi darurat, kami akan mengirimkan air bersih dengan mobil tangki,” kata dia. (*)  

Print Friendly, PDF & Email