Jelang Lengser, Kades Sukamulya Tuntaskan Kewajiban dan Target

oleh -
Kegiatan fisik pengerasan jalan di Kampung Leuwibolang ditargetkan selesai sebelum serah terima jabatan Kepala Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Nanang Setiana

Menjelang berakhirnya masa jabatan pada akhir 2019, Kepala Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ade Rosidin berupaya keras untuk menyelesaikan semua program dan target kerja yang telah ditetapkan. Ade menginginkan, ketika menyerahkan jabatan kades kepada penggantinya, dia telah menuntaskan semua kewajibannya.  

“Saya tidak akan menunda-nunda kewajiban, semuanya dilaksanakan secara terbuka. Saya juga siap mempertanggunjawabkan jabatan yang dimanahkan masyarakat. Setelah tidak menjabat, saya tidak ingin meninggalkan beban pada kades selanjutnya. Saya harapkan kades terpilih untuk periode 2019-2025 dapat meneruskan program pembangunan di Desa Sukamulya,” kata Ade kepada wartawan, Senin (2/12/2019).

Saat ini, Ade mencurahkan perhatian penuh pada kegiatan pengerasan jalan di Kampung Leuwibolang RT 05 RW 03 yang dibiayai Dana Desa tahun 2019. Dia mentargetkan, kegiatan ini harus selesai sebelum dirinya melakukan serah terima jabatan.

“Dalam mengerjakan pengerasan jalan tersebut, kami menjalankan petunjuk dan ketentuan dari pemerintah. Panitia harus memasang papan informasi proyek di lokasi kegiatan yang memuat nama kegiatan, volume pekerjaan, sumber dana, dan lamanya pengerjaan. Ini bagian dari penerapan prinsip keterbukaan informasi publik,” ujarnya.

Proyek pengerasan jalan di Kampung Leuwibolang itu menghabiskan dana sebesar Rp332.040.000. Volume pekerjaannya panjang 1.150 meter dan lebar 2,2 meter. Setiap saat Ade selalu mengingatkan para pelaksana pembangunan untuk mengikuti aturan dari pemerintah.

Sistem pengerjaannya secara swakelola dengan melibatkan masyarakat. Dengan memenuhi semua aturan tersebut, ujar dia, kecil kemungkinan terjadi penyimpangan dalam kegiatan pengerasan jalan di Kampung Leuwibolang.

Di akhir masa jabatannya, Kades Sukamulya Ade Rosidin masih tetap bersemangat untuk menyelesaikan proyek yang telah direncanakan. 

“Semua kegiatan yang dananya berasal pemerintah harus dilaksanakan sesuai dengan juklak dan juknis yang disertai keterbukaan informasi dan transparansi. Hal ini penting untuk mencegah penyimpangan atau dengan kata lain sebagai langkah preventif,” jelasnya. 

Selama enam tahun menjabat kades, Ade berupaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat di lingkungan Pemdes Sukamulya. Dia juga selalu terpacu untuk terus meningkatkan kegiatan pembangunan, bahkan menjelang akhir jabatannya Ade masih tetap bisa menjaga semangat. 

“Dengan asas-asas keterbukaan, seluruh lapisan masyarakat dapat mengetahui penggunaan Dana Desa dalam menjalankan pembangunan dan pemberdayaan. Kami juga berupaya untuk mencegah penyelewengan anggaran. Itulah yang membuat semua kegiatan pembangunan desa dapat dilaksanakan dengan baik dan menyeluruh,” kata Ade. (*)

Print Friendly, PDF & Email