Ratusan Siswa PAUD se-Kabandungan Hadiri Manasik Haji

oleh -
Para peserta didik PAUD dari berbagai desa di Kecamatan Kabandungan mengikuti kegiatan manasik haji di Lapangan Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Nanang Setiana

Sekitar 600 siswa PAUD mengikuti kegiatan pembelajaran manasik haji di lapangan Kecamatan Kabandungan, Jalan Raya Tirtajaya Atmaja, Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (2/11/2019). Mereka berasal dari berbagai PAUD yang tersebar di desa-desa se-Kecamatan Kabandungan.

Para peserta manasik haji tampak antusias dan serius mengikuti tahap-tahapan dan proses ibadah haji. Rombongan calon haji cilik itu berada di tengah lapangan dengan mengenakan pakaian ihrom. Mereka menjalani semua rukun haji seperti wukuf di Padang Arafah, melempar jumrah, tawaf ifadah atau mengitari Kabah sebanyak tujuh kali, dan sai atau berjalan kaki dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Kabandungan. Di tempat kegiatan, panitia membuat replika tempat-tempat bersejarah yang menjadi bagian dari ibadah haji seperti Kabah dan Padang Arafah.

Pada acara itu, Camat Kabandungan Nanang Sukandi mengatakan, kegiatan praktik manasik haji usia dini ini harus dijalankan secara berkesinambungan sampai usia dewasa terutama oleh mereka yang akan menjalankan badah haji atau umroh. Kegiatan ini, ujar Nanang, penting untuk menanamkan keyakinan anak pada Rukun Islam yang kelima. 

“Melalui pelajaran manasik haji ini, para siswa dapat lebih memahami hakikat dari pelaksanaan ibadah haji. Hal ini sejalan dengan konsep pendidikan di PAUD yang menekankan pada aspek pembiasaan internalisasi ajaran Islam,” ujar camat.

Dengan mengikuti manasik haji, lanjut dia, para peserta didik PAUD dapat merasakan langsung situasi dan susasana saat menempuh perjalanan ibadah haji. Jadi para siswa tidak sekedar memahami aspek teori dalam ritual ibadah, tapi juga sisi praktinya.

“Saya merasa bangga ketika pelajaran manasik haji ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Saya juga kagum kepada para pengajar dan tutor PAUD yang tetap semangat mengajar walaupun dengan honor yang tidak seberapa,” tutur Nanang.

Para pengasuh dan tutor PAUD di Kecamatan Kabandungan turut menyaksikan proses manasik haji yang diikuti para siswa PAUD.

Di tempat yang sama Ketua Himpaudi Kecamatan Kabandungan, Maman menyampaikan, pembelajaran manasik haji tersebut merupakan yang ketujuh kalinya. Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Tahun ini pembelajaran manasik haji ini  bertepatan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata dia. 

Bulan depan, ujar Maman, Himpaudi Kecamatan Kabandungan juga menggelar  kegiatan menggambar dan outbond kit bagi para guru yang masih  dalam rangkaian manasik haji. Pada kegiatan ini, panitia tidak pernah berpikir untuk mencari keuntungan dari kelebihan biaya. 

“Kami sangat mengharapkan melalui rangkaian kegiatan ini akan lahir generasi qurani yang saleh dan salehah. Mereka senantiasa mendirikan shalat kapan pun dan di mana pun. Itulah sebenarnya tolok ukur output pendidikan PAUD,” kata Maman. (*)

Print Friendly, PDF & Email