Program Cukai Tembakau Berjalan Sesuai Rencana

oleh -
Apriliana, Sekretaris Monitoring DBHCHT Kota Sukabumi

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Program-program yang dilaksanakan oleh SKPD di lingkungan Pemkot Sukabumi dengan anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dapat dilaksanakan dengan lancar dan sesuai rencana. Empat SKPD yang melaksanakan program sebagai penerima manfaat dari DBHCHT tergolong sukses dalam melaksanakan kegiatan-kegiatannya.

banner 970x90

“Sejauh ini keempat perangkat daerah yang menerima alokasi DBHCHT dapat menjalankan programnya dengan baik. Kami terus memantau perkembangan semua program di tiap-tiap perangkat daerah,” kata Sekretaris Monitoring DBHCHT Kota Sukabumi, Apriliana kepada wartawan, Rabu (2/10/2019).

Empat SKPD sebagai penerima manfaat DBHCHT terdiri dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Diskopdagrin, Disnakertrans, dan Diskominfo. Dinkes Kota Sukabumi, ujar Apriliani, sudah menunjukkan keberhasilan dalam melaksanakan kegiatan-kegaiatan dari program DBHCHT.

“Saat ini kami menunggu realisasi dari kegiatan yang telah diprogramkan dan laporan dari semua perangkat daerah penerima manfaat,” ujar dia.

Untuk tahun 2019, lanjut Apriliani, kegiatan yang didanai DBHCHT difokuskan pada  pemberdayaan ekonomi. Kebijakan ini sesuai dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kota Sukabumi yang diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat.

Selanjutnya pada Perubahan APBD tahun 2019, satu SKPD lagi yakni Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi akan dimasukkan sebagai penerima manfaat. Sejak lama Kota Sukabumi, walaupun bukan daerah penghasil tembakau dan tidak punya pabrik rokok, dimasukkan ke dalam grup daerah untuk sosialisasi dan pengawasan program-program DBHCHT.

“Saat ini kami sedang melakukan persiapan laporan triwulan ketiga dalam rangka pertanggungjawaban penggunaan DBHCHT yang diserap oleh SKPD penerima manfaat,” jelas Apriliana.  

Laporan pertanggungjawaban tersebut harus telah selesai paling lambat pada 10 Oktober nanti.  Karena itu, Apriliana terus mengingatkan keempat SKPD tersebut untuk segera membuat laporan kegiatan yang menggunakan DBHCHT.

“Kami sudah mengingatkan SKPD penerima manfaat sejak 27 September lalu. Jadi paling lambat tanggal 10 Oktober, laporan program DBHCHT harus sudah selesai,” kata Apriliana. (*)

Print Friendly, PDF & Email