SDN Desa Cibima Sanggup Melaksanakan New Normal

oleh -
Kepala SDN Desa Cibima, Iwan Setiawan (kedua dari kiri) dan para guru siap menyambut pemberlakuan pola hidup new normal di lingkungan sekolah.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

SDN Dewi Sartika Cipta Bina Mandiri (Desa Cibima) siap mengikuti kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi terkait kegiatan belajar mengajar (KBM) di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Untuk menjalankan ketentuan new normal tersebut, SDN Desa Cibima masih menunggu juklak dan juknisnya.

banner 970x90

Ditemui wartawan Kepala SDN Desa Cibima, Iwan Setiawan mengatakan, bagaimanapun dia dan para guru tetap menunggu petunjuk dari Disdukbud dalam pelaksanaan AKB, walaupun informasi tentang hal itu berseliweran di media sosial.

“Informasi yang kami terima menyebutkan, sekolah akan masuk dunia new normal pada 15 Juli 2020 bersamaan dengan tahun pelajaran baru. Untuk KBM sekarang, kami masih melanjutkan materi tahun pelajaran 2019-2020,” kata Iwan di SDN Desa Cibima, Jalan Dewi Sartika Kota Sukabumi, Selasa (2/6/2020).

Saat ini, para guru sedang fokus pada kegiatan pengisian raport yang akan dibagikan pada 20 Juni 2020. Adapun kelulusan kelas VI rencananya diumumkan pada 15 Juni 2020 secara online. 

Iwan juga memastikan pada tahun ini tidak ada perayaan kenaikan kelas ataupun kelulusan siswa kelas VI. Kemungkinan perpisahan kelas VI secara khusus akan diatur pelaksanaannya perkelas pada tahun ini juga, mungkin setelah mereka sudah masuk SMP setelah situasi aman dan kondusif. 

“Kami harapkan 94 siswa kelas VI dapat lulus semuanya dan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP atau Madrasah Tsanawiyah,” ucapnya.

Pada bagian lain Iwan menyatakan sepekat dengan rekomendasi dari Komisi III DPRD Kota Sukabumi tentang pemberlakuan sistem shift atau bergilir dalam KBM. Dengan sistem itu, satu meja ditempati satu siswa dan mereka dibagi dalam dua shift. Jadi lebih safety.

“Kami juga akan menerapkan protokol kesehatan bagi semua warga sekolah seperti kewajiban mengenakan masker, mencuci tangan di depan sekolah, dan pemeriksaan suhu tubuh. Para orang tua yang mengantarkan anaknya juga harus menempuh protokol tersebut,” ujarnya.

Siapa pun yang kedapatan suhu tubuhnya di atas batas normal, kata Iwan, mereka tidak diperbolehkan memasuki area SDN Desa Cibima. Bisa saja, mereka akan ditangani oleh tim kesehatan dari Pemkot Sukabumi. Selama ini, Iwan dan para guru selalu mensterilkan ruangan dan lingkungan sekolah dengan cairan disinfektan. (*)  

Print Friendly, PDF & Email