Salurkan BOP Madrasah, Bupati Minta Optimalkan Pendidikan Karakter

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami (ketiga dari kiri) bersama Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, H. Ruyani (paling kiri) pada kegiatan penyerahan dana BOP untuk MDTA.

Wartawan Aep Saepudin (KOWASI)

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami meminta para pengurus Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) untuk mengoptimalkan pendidikan karakter. Bersama pemerintah, pengelola madrasah harus menjawab  tantangan dan perkembangan zaman dengan mendidik anak-anak agar menjadi generasi berkarakter qurani.

Hal itu disampaikan Bupati Sukabumi pada penyerahan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dan insentif guru MDTA tahun 2019 dari Baznas Kabupaten Sukabumi bertempat di Pendopo Sukabumi, Sabtu (1/6/2019).

“Menjawab kebutuhan pendidikan agar sesuai perkembangan zaman  harus dilakukan optimalisasi pendidikan, khususnya pendidikan karakter. Dengan pendidikan karakter tersebut, anak-anak bisa menjawab tuntutan zaman. Alhamdulillah hari ini Baznas bisa menyalurkan bantuan untuk guru agama. Mudah-mudahan bermanfaat,” tutur Marwan. 

Bupati berharap kepada para guru MDTA untuk bisa meningkatkan kualitas pendidikan di madrasahnya masing-masing. Salah satu tujuan penyaluran BOP untuk MDTA, kata bupati, adalah untuk meningkatkan pendidikan di lingkungan madrasah. 

Sementara itu dalam laporannya,  Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, H. Ruyani menyampaikan, besaran BOP untuk MDTA yang bersumber dari zakat dan hibah besarnya mencapai Rp3.845.325.000. Dari besaran tersebut, sebesar Rp1,5 miliar berasal dari hibah Pemkab Sukabumi. Dana tersebut akan disalurkan untuk  guru madrasah dan MDTA tipe A, B, dan C. 

Dana zakat dan hibah tersebut dialokasikan untuk  2.452 MDTA dan 7.904 orang guru MDTA.

“Kami mengajak para guru MDTA untuk membantu mensosialisasikan pembayaran zakat melalui Baznas agar penyaluran dana zakat bisa terpantau dan terkelola dengan baik,” kata Ruyani. (*)

Print Friendly, PDF & Email