Kinerja Urusan Pilihan Terus Meningkat

oleh -
Kehadiran objek wisata Santa Sea di belakang Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi mendorong peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Sukabumi sepanjang tahun 2018.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Setelah urusan-urusan koperasi dan UKM, penanaman modal, kepemudaan dan olahraga, urusan statistik, dan 10 urusan lainnya, masih ada empat urusan yang masuk ke dalam kelompok 18 urusan wajib non-pelayanan dasar. Keempat urusan tersebut terdiri dari urusan persandian, kebudayaan, perpustakaan, dan kearsipan. Selama tahun 2018, penyelenggaraan keempat urusan itu mengalami perbaikan.

Menjelang HUT ke-105 Kota Sukabumi tahun 2019, Pemkot Sukabumi lebih mengarahkan penyelenggaraan urusan persandian pada pengembangan dan pemeliharaan jaringan persandian dan telekomunikasi oleh Bidang Infrastruktur TIK pada Dinas Komunikasi dan Informatika. 

Untuk urusan kebudayaan, capaian kinerja yang tercapai sampai dengan akhir tahun 2018 antara lain jumlah benda, situs, dan kawasan cagar budaya yang dilestarikan mencapai 12 buah, jumlah grup/sanggar kesenian yang mendapat pembinaan sebanyak 31, dan penyelenggaraan festival seni dan budaya sebanyak 10 kali.

Adapun urusan perpustakaan yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah diselenggarakan melalui program pengembangan budaya baca dan pembinaan perpustakaan. Capaian kinerja urusan perpustakaan antara lain bertambahnya jumlah  koleksi buku yang tersedia di perpustakaan daerah sebanyak 49.775 jilid dan jumlah pengunjung perpustakaan sebanyak 246.289 orang selama tahun 2018.

Urusan kearsipan yang juga dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan  Daerah meraih capaian kinerja yang meliputi persentase SKPD yang telah menerapkan aturan arsip secara baku sebesar 100% dan jumlah kegiatan peningkatan SDM pengelola kearsipan sebanyak 6 kegiatan.

Selanjutnya, Pemkot Sukabumi melaksanakan 6 urusan pilihan pada tahun 2018 yang terdiri dari urusan kelautan dan perikanan, pariwisata, pertanian, perdagangan, perindustrian, dan urusan ketransmigrasian. Capaian kinerja untuk urusan pilihan ini tidak kalah oleh pencapaian pada urusan wajib.

Untuk urusan kelautan dan perikanan, capaian kinerjanya antara lain produksi ikan yang mencapai 85,42 persen dari target dan konsumsi ikan dari target 25,22 kg terealisasi 40,46 kg atau 160,42 persen dari target. Jenis ikan yang dihasilkan antara lain lele, nila, emas, patin, dan gurame. 

Kemudian kinerja urusan pertanian yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan pada tahun 2018 diukur oleh  produktivitas padi atau bahan pangan utama lokal lainnya per hektar yang mencapai 7,03 ton. Tingkat produksinya 26.670 ton gabah kering panen pada lahan seluas 3.790 hektare dengan rata-rata tanam 2,8 kali pertahun. Kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB tahun 2018 sebesar 3,59%.

Capaian kinerja urusan pariwisata yang dilaksanakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, tolok ukurnya antara lain kunjungan wisatawan yang mencapai 188.928 orang dalam satu tahun serta terjadinya peningkatan waktu kunjungan wisatawan, jumlah wisatawan, dan tingkat hunian kamar hotel.

Untuk urusan perdagangan, capaian kinerjanya dapat dilihat dari nilai ekspor bersih pada tahun 2018 yang mencapai US$1.965.131,41 dan kontribusi sektor perdagangan terhadap PDRB tahun 2018 sebesar 39,09%.

Urusan perindustrian, capaian kinerja yang dicapai antara lain jumlah kumulatif industri pada tahun 2018 yang mencapai 2.513 unit atau naik sebesar 1,58 persen dibandingkan pencapaian tahun 2017 yang mencapai 2.474 unit. Untuk urusan ketransmigrasian, pada tahun 2018 jumlah transmigran yang diberangkatkan sebanyak 2 KK. (*)

Print Friendly, PDF & Email