BNPT Desa Jayanti Berdayakan Beras Domestik

oleh -
Beras yang diterima penerima manfaat Program BPNT di Desa Jayanti dihasilkan oleh petani lokal di wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya.

Wartawan M. RIDWAN

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi lebih memprioritaskan beras domestik yang dihasilkan petani di desa tersebut dan sekitarnya. Pertimbangannya beras produksi Desa Jayanti dan desa-desa lainnya di Kecamatan Palabuhanratu tidak kalah mutunya dibandingkan beras dari daerah lain untuk pasokan program BPNT. 

banner 720x90

“Guna mendukung program BNPT, kami menggunakan beras yang dihasilkan oleh para petani di desa kami dan desa-desa di Palabuhanratu. Kualitas berasnya lebih bagus dibandingkan beras dari daerah lain,” kata  H. Lutfi, pengelola E-Warong (Warung Gotong Royong) Desa Jayanti sebagai penyalur BPNT, Selasa (2/4/2019).

Beras asal Kecamatan Palabuhanratu memiliki keunggulan yang dapat dilihat dari kondisi dan ciri fisiknya antara lain warna putih bersih dengan bentuk lonjong. Beras lokal ini sudah dikenal hingga ke luar daerah. 

“Pengadaan beras lokal Palabuhanratu untuk program BPNT diperintahkan langsung oleh Bapak Kepala Desa Jayanti,” tuturnya.

Dalam satu bulan, E-Warong  menyalurkan beras sebanyak 10 kilogram kepada setiap penerima manfaat BPNT. Penyaluran beras dan sembako lain yang tercakup di dalam BPNT dengan menggunakan kartu yang digesekkan pada alat yang disediakan di E-Warong. Alat tersebut disediakan oleh Bank BNI. Di desa ini terdapat 350 warga penerima BPNT.

Sementara itu Kades Jayanti, H. Darjat Sudrajat menjelaskan, penggunaan beras domestik untuk program BPNT bertujuan untuk mengangkat produk petani setempat. Pada akhirnya, kebijakan ini dapat mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Desa Jayanti dan sekitarnya.

banner 720x90

“Kami menggunakan beras lokal untuk program BPNT. Kalau kurang, kami membeli beras dari luar kecamatan,” kata Darjat. (*)

Print Friendly, PDF & Email