Polisi Tidur di Jalan Gudang Dikeluhkan Warga

oleh -
Setiap kali melewati polisi tidur di Jalan Gudang Sagaranten, kendaraan bermotor harus mengurangi kecepatan. Di sisi lain kehadiran polisi tidur ini dapat mencegah pengemudi ugal-ugalan yang suka ngebut di tempat keramaian.

Wartawan Hamjah

Banyaknya polisi tidur di sepanjang Jalan Gudang, Sagaranten, Kabupaten Sukabumi dikeluhkan warga. Pasalnya, selain mengganggu aktivitas warga, polisi tidur itu sering menimbulkan kemacetan. Warga mempermasalahkan jumlah polisi tidur di ruas Jalan Gudang karena terlalu banyak. Untuk panjang ruas jalan sepanjang 1 kilometer terdapat 9 polisi tidur.  

“Tembok yang dibuat untuk polisi tidur terlalu tinggi. Jadi gajlugan ketika kita melewati polisi tidur itu sangat menganggu,” kata H. Ili, warga Sagaranten ketika ditemui akhir pekan ini di kawasan terminal.

Untuk polisi tidur di dekat Masjid Raya dan belokan ke sekolah, tingginya tidak terlalu mengganggu karena cukup landai. Namun untuk polisi tidur di titik-titik lainnya, ketinggiannya dapat menimbulkan sentakan pada kendaraaan bermotor.

“Kami usulkan, pemerintah segera menertibkan polisi tidur yang melintang di beberapa titik di Jalan Gudang. Keberadaan gajlugan ini mengganggu pengendara,” tutur Ili.

Posisi polisi tidur di Jalan Gudang Sagaranten yang terlalu rapat, tapi efektif mengurangi kendaraan yang suka meluncur dengan kecepatan tinggi.   

Hal senada diutarakan warga Sagaranten yang lainnya, Ade Yusup. Berdasarkan pengamatannya, di sepanjang Jalan Gudang banyak polisi tidur yang mengganggu laju dan kenyamanan pengendara. Polisi tidur yang jaraknya terlalu rapat membuat para pengendara harus melambatkan kendaraannya sehingga dapat memicu kemacetan di kawasan tersebut.  

“Harusnya pembuat polisi tidur itu mematuhi aturan yang berlaku, jangan seenaknya membuat tembok tambahan di badan jalan,” ujar Ade.

Kepala TU pada UPTD Pengelolaan Prasarana Perhubungan LLAJ Wilayah Sagaranten, Apud Mahpudin ketika ditemui Jumat (29/11/2019) di kantornya membenarkan adanya polisi tidur yang terlalu rapat dengan ukuran terlalu tinggi di Jalan Gudang. Namun dia tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh karena hal itu merupakan wewenang Kepala UPTD. Atasannya sedang bertugas di luar kantor. (*)

Print Friendly, PDF & Email